Suatu hari di hari yang bahagia
ketika kau bertemu suatu peristiwa
yang tak pernah terjelaskan sebelumnya
disitulah pertanyaan-pertanyaan kecil
akan menjadi sebuah rumusan
yang butuh banyak pembahasan
Saat kau membuka mata
Ada setitik bayang yang kadang terlintas
mengitari langit-langit di ruang itu
hingga kau coba menangkap bayang itu
dengan rasa penasaran yang membumbung di dalam dada
memberi sesak dan sedikit tarikan nafas
akulah aku yang masih meniti jalan
mencari benih yang bersemai dalam lamunan
membayangkan benih itu tumbuh
menjadi bunga yang merekah
hingga di suatu masa benih itu nyata adanya
tumbuh menjadi kuncup yang terlihat menawan
menaruh isyarat sebuah praduga
yang selalu menjadi tanya
untuk apa dan kenapa benih itu terlihat menawan
Aku selalu setia menunggu bulan yang terang
meskipun kutahu yang menantinya deretan bintang
karena kutahu bulan akan tetap menyinari malam
meski dia tahu banyak bintang
yang ingin berada disampingnya
Aku selalu sabar menunggu matahari
walaupun kutahu gelap malam akan mengambilnya
karena kutahu esok dia akan kembali bersinar
untuk memberikan terang benderang
Tak kenal lelah walaupun rasa itu kadang menghantui
mereka tetap bergerak untuk sebuah perjuangan
perjuangan yang kadang tak menghiraukan dirinya sendiri
perjuangan untuk mengabarkan kebenaran
Mereka kadang dicaci
tapi juga mendapat simpati
atas segala perjuangan berdasar empati
untuk membuka semua nurani
Oleh : AAzharM Berpikir dan bertindak dua kata dalam memori Bagaikan siklus yang tak berujung menguak tabir di kala musim terus berganti tercipta dengan segala keindahan Berjalan dengan segala kekurangan Itulah kita yang terus berlari mencari tahu tak kenal henti
Dikala hadir dalam lamunan
Seutas cinta dan harapan
Kau hanya perlu tahu Bahwa itu hanyalah titipan
Titipan dari sang Pemberi Harapan
Untuk kau jaga dan ikhtiarkan
Demi suatu masa yang kan terkenang
Dimana semua menjadi keindahan
Di kala hadir dalam lamunan
Seutas perih dan kebimbangan
Kau hanya perlu tahu Bahwa itu hanyalah titipan
Titipan dari sang pemberi kebimbangan
Untuk kau refleksi dalam pikiran
Demi suatu masa yang kan terkenang
Untuk jiwa-jiwa yang tenang